Mencegah Kanker Prostat

Kanker prostat umumnya terjadi pada pria tua. Empat dari lima kasus terdiagnosis pada pria usia lebih dari 65 tahun. Hanya satu persen yang terjadi pada pria usia di bawah 50 tahun. Pria dengan riwayat keluarga kanker prostat lebih beresiko terkena di kemudian hari.

Hingga saat ini velum diketahui apa yang menyebabkan terjadinya kanker prostat. Para ahli secara umum setuju bahwa pola makan kaya lemak hewan iadalah yang paling bertanggung jawab menyumbang resiko kanker prostat. Penyakit ini juga lebih banyak dijumpai di negeri yang banyak mengonsumsi susu dan daging din=bandingkan dengan di negara yang penduduknya makan nasi, kedelai, dan sayuran.

Para ahli menduga pola makan dan kanker prostat dihubungkan oleh faktor hormonal. Lemak dalam sumber hewani menstimulasi produksi testosteron dan hormon lain. Testosteron ini yang mempercepat pertumbuhan sel kanker. Kadar testosteron tinggi menstimulasi sel kanker yang tidur menjadi aktif. Daging yang dimasak dalam temperatur tinggi juga menyebabkan produksi zat penyebab kanker yang mempengaruhi kesehatan prostat. Fakto resiko lainyang memicu kanker prostat adalah kurang aktivitas dan merokok.

Penelitian baru menemukan hasil menarik yang bisa jadi masa depan pengobatan kanker prostat. Ternyata ada hubungan jelas antara suberfertilitas pria dan resiko kanker prostat. Pria yang tidak sengaja tidak punya anak  memiliki resiko lebih rendah 50% terkena kanker prostat dibandingkan dengan pria yang punya paling tidak satu anak.

 


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Prostat and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.